Sabtu, September 04, 2010

Desiran Sunnah

Dedaunan berterbangan
angin bertiup kencang
lautan bergelora.

Rasa dingin di malam hari
sunyi sepi tanpa cahaya
hitam menyelubungi.

Bilakah lagi masanya
untuk mengikuti sunnah?

Musim berubah demi musim
cuaca berubah demi cuaca
abad berubah demi abad.

Sunnah tetap tidak berubah
ia terus berdesir untuk diikuti
selagi insan mahu menjejakinya.

Jejakilah sunnah, ikutilah ia
hidup pasti di naungan rahmatNya.

M.A.Uswah,
Sandakan,

10 November 2005.

1 komentar:

VICKYFF mengatakan...

Nice Writeup.... :) i like this..Some techniques could come in handy.
Keep posting.
Greetings
this is my novel..read if you have time and be my follower.i need around 200 blog follower to publish my novel...hope your support friend...thanks...
wahh menarikk hahahaafarihah-->they r the best rite ^^
wani-chan-->hahah best kn best kn tq!Scarves Scarves