Rabu, Juli 21, 2010

Syeikh Muhammad Jamaluddin al-Qasimi

Al-Allamah al-Muhaddis Syria, Syeikh Muhammad Jamaluddin bin Muhammad Said bin Qasim bin Soleh bin Ismail bin Abu Bakar yang lebih dikenal dengan al-Qasimi. Wafat tahun 1332 H/1914 M. Dia ialah ulama' hadis besar Syria sebelum era Syeikh Ahmad Syakir, Syeikh Bahjat al-Baithar dan Syeikh al-Mujaddid Nasiruddin al-Albani (semoga Allah merahmati mereka semuanya).

Syeikh al-Muhaddis Ahmad Syakir ialah salah satu muridnya, dia pernah berkata tentang gurunya itu, “Pada saat kami menginjak dewasa, kami yang sangat ingin berhias dengan ilmu yang benar, iaitu ilmu al-Quran dan as-Sunnah. Kami sangat gemar dengan kitab-kitab para salafus soleh serta kitab-kitab yang sesuai dengan manhaj mereka dan orang-orang yang datang setelah mereka yang berpegang teguh dengan petunjuk kenabian. Dan mereka mengikuti dalil yang sahih tanpa disertai taksub terhadap suatu pendapat dan hawa nafsu. Serta tidak pula hanya taqlid buta. Guru kami al-Qasimi rahimahullah ialah orang yang pertama yang berjalan dengan manhaj yang lurus ini…” (Lihat pengantar kitab al-Mashu’ala al-Jaurabain karya al-Qasimi).

Di antara karya-karyanya yang terkenal ialah Mau'izah al-Mukminin min Ihya 'Ulumuddin, Tafsir Mahasin an-Takwil, Hayat al-Bukhari dan lainnya.

Terjemahan dan tambahan dari bahasa Indonesia: http://biografiulamasunnah.blogspot.com/2009/11/syaikh-muhammad-jamaluddin-al-qasimi.html

2 komentar:

Nur Azila Yahaya mengatakan...

salam..
terima ksh atas penulisan ttg ulama' dan buku2 mereka..begitu bnyk ulama2 yg masih ana tk kenal..jklh

M.A.Uswah mengatakan...

Waalaikumussalam,
Sama2. Ya, masih banyak ulama' yg kita tak kenal dan buku2 mereka yg bernilai yg tidak kita ketahui. Justeru, ana berusaha semampunya ingin memperkenalkan mereka dan buku2 mereka yg bermanfaat untuk dibaca kini.